Selalu Loss Dalam Trading Forex? Lekas Ketahui Penyebabnya

Loss Dalam Trading ForexMengalami jatuh bangun dalam sebuah bisnis itu hal biasa. Namun bila selalu jatuh sudah semestinya menjadi pertanyaan agar dapat berbenah dan tidak mengalami hal tersebut secara terus menerus ke depanya. Tujuan berbisnis adalah untuk mempeorleh profit, kalau bisnis selalu rugi kapan dapat untungnya. Tentu akan percuma dan bisa bangkrut dibuatnya. Seperti halnya alam bisnis forex yang bisa membua trader stres gara-gara selalu rugi dari perdagangan yang dilakukan. Bahkan, bisnis forex termasuk dalam kategori investasi yang punya resiko besar. Berbicara tentang kerugian bisnis yang secara beruntun salah satunya di dalam investasi valuta asing, ada beberapa hal yang wajib dilakukan dengan segera agar perdagangan di hari ke depannya bisa aman terkendali dan memperoleh hasil yang sesuai dengan harapan.

Broker nakal

Untuk berdagang valas hal pertama yang perlu dilakukan adalah harus memilih broker yang dapat dipercaya. Broker merupakan perantara yang menjadi penghubung dengan pasar forex. Kriteria broker yang patut dipilih adalah yang sudah punya izin dari BAPPEBTI, sudah teregulasi dair pemerinta, setiap pendaftaran calon trader harus dengan dokumen yang lengkap, dan transferan uang harus secara langsung ke broker tidak melalui rekening bersama atau pihak ketiga. Meski broker sudah legal dan terpercaya, tapi masih ada pula yang mengakali tradernya. Dengan kata lain, tidak menutup kemungkinan pialang masih nakal dengan cara membuat akal-akalan bahwa mereka sudah teregulasi leh badan pemerintah. Oleh karena itu, bila Anda seorang trader yang selalu mengalami kerugian, sebaiknya cermati broker Anda apakah benar terpercaya atau tidak dengan mencari lebih dalam informasi melalui berbagai media yang ada.

Tenik analisa kurang akurat

Analisa merupakan suatu cara untuk mengalisis pergerakan harga valutas asing. Ketika harga akan naik, maka dapat diketahui dan memungkinkan untuk menjadi peluang dalam meraih untung lebih. Begitu pula sebaliknya, bila harga ternyata turun, dapat menutup posisi untuk bersiap-siap supaya dapat memperkecil kerugian. Ada dua teknik analisa yang dapat dilakukan, yaitu teknikal dan fundamental . Analisa teknikal lebih menjurus ke sistem ukuran atau dengan melihat nilai ekonomia yang sudah dilalui. bedanya dengan abalisa fundamental adalah langsung terjun ke lapangan untuk melihat secara langsung bagaimana nilai ekonomi dunia sehingga prosesnya memang lebih ribet daripada anlisa teknikal. Butuh kemampuan yang tinggi untuk mengalisa pergerakan harga forex. Biasanya, strategi anlisa yang salah dan membuat hasilnya tidak efektif tanpa disadari masih kerap dilakukan oleh trader sehingga secara berkesinambungan mengalami kerugian.

Waktu untuk trading tidak pas

Ada tiga cara tepat untuk berdagang valas, yakni mengetahui terlebih dahulu kapan buka dan tutupnya pasar forex dunia, memilih berdagang pada saat pasar sedang ramai, dan menghindari transaksi bila nilai pasar sedang menurun. Minimnya informasi membuat orang tidak banyak mengetahui hal tersebut sehingga selalu rugi dalam perdagangannya yang dilakukan. Mungkinkah Anda sebagai trader forex juga tidak berdagang di waktu yang tepat? Jika memang ini merupakan penyebab daripada kesialan Anda karena selalu rugi, segera ubah mindset dengan cara memilih waktu yang pas seperti uraian di atas.

Fasilitas kerap dilupakan

Salah satu fasilitas yang disediakan boleh broker bagi trader untuk belajar trading ialah akun demo. Akun demo fungsinya melatih trader untuk mendapat gambaran bagaimana sistem trading yang sesungguhnya. Namun, melihat keadaan pasar yang selalu berubah-ubah, trader kiat melupakan faislitas tersebut. akun demo memang tidak harus selalu digunakan, tapi akan lebih baik jika tidak dilupakan untuk mengasah kemampuan dalam trading.

Emosi yang tak bisa ditahan

yang juga bisa menjadi penyebab trader selalu gagal dalam perdagangannya adalah sikap emosional yang tidak bisa ditahan. Selain tingkat keserakahan yang tinggi dan membuat trader tidak pernah puas dari kemenangannya justru menjadikannya merugi karena pergerakan mata uang yang dalam sekejap bisa berubah. Emosional juga berbahaya pasca mengalami kekalahan sehingga terus menerus membuka posisi yang bertujuan untuk mengembalikan modal, tapi yang didapat tetap kerugian.

Itulah hal-hal yang pada umumnya menjadi penyebab trader mengalami kerugian. kesalahan yang dilakukan tidak dievaluasi dan tak dapat dibenahi sehingga membuat mereka rugi secara terus menerus. Jika Anda juga merasa demikian, ubah trading plan Anda menjadi lebih baik.