Kiat Mengontrol Kerugian dalam Trading Forex

Mengontrol Kerugian dalam Trading ForexKerugian dalam trading forex dalam kenyataannya akan selalu mengintai. Bahkan, trader profesional sekalipun masih berpeluang mengalami kerugian. Tidak lain karena pergerakan tren forex yang sangat fluktuatif. Jika salah sedikit saja ambil tindakan, resikonya adalah kerugian yang bahkan mungkin hingga membuat modal hilang total. Kendatipun demikian, kerugian dalam trading forex masih bisa dikontrol baik oleh trader pemula atau profesional agar modal tidak hilang total & trading lagi untuk mengembalikan kerugian. Bagaimana caranya? Berikut kiat-kiatnya:

Buat batasan kerugian

Sebelum memulai trading, disarankan untuk membuat batasan kerugian per trading atau kerugian maksimum. Seperti contoh, Anda membuat batasan kerugian per trade sebesar 5% sampai dengan 10% dari modal dan membuat batasan kerugian maksimum sebesar 50% dari modal. Usahakan untuk konsisten terhadap plan ini ketika trading forex. Jika kerugian yang didapatkan mendekati batasan kerugian yang ditetapkan, jangan ragu untuk menutup posisi. Biarkan Anda istirahat sejenak untuk menyusun strategi yang lebih apik sekaligus relaks agar tidak terbawa emosi saat trading.

Sebaiknya, batasan kerugian yang telah ditetapkan diatur otomatis dalam fitur stop loss. Tujuannya untuk meminimalisir kerugian yang lebih besar karena sistem menjual secara otomatis sesuai dengan yang telah diatur.   

Hindari overtrade & overleverage

Terkadang sebagian trader terutama trader pemula terlalu bernafsu untuk mendapatkan keuntungan trading forex sebanyak-banyaknya dalam waktu singkat dengan membuka banyak posisi. Padahal, resiko kerugian overtrade bakal semakin besar. Bagaimana tidak, jika semua posisi ternyata tidak sesuai dengan prediksi atau analisa, kerugian yang didapatkan bakal  berlipat-lipat. Oleh karenanya, overtrade sebisa mungkin harus dihindari oleh para trader pemula khususnya mengingat masih minimnya pengalaman.

Leverage, pinjaman yang diberikan oleh pialang forex dalam bentuk perbandingan. Dengan adanya leverage, trader forex bisa trader meski hanya dengan modal kecil. Sebagai contoh, leverage yang diberikan pialang forex adalah 1:50 sedangkan modal trader sebesar $1,000, berarti trader memiliki kekuatan dana trading sebesar $50,000 dengan margin (jaminan) $500. Akan tetapi, tidak disarankan untuk memasang leverage yang terlalu tinggi (overleverage) karena dapat meningkatkan nafsu untuk membuka posisi lebih banyak. Ketika pasar berbalik melawan arah trading, kerugian besar tidak dapat terelakkan.

Manfaatkan robot forex

Salah satu faktor yang membuat trader mengalami kerugian dalam trading adalah tidak bisa mengontrol emosi. Misalnya, trader membuka posisi buy kedua dengan lot yang lebih besar karena pada transaksi sebelumnya mendapatkan keuntungan. Namun, pada kenyataannya pasar melawan arah tren sehingga trader mengalami kerugian. Mengingat kerugian yang justru didapatkan, trader ingin balas dendam di posisi berikutnya dengan membuka posisi buy dengan lot yang lebih besar lagi. Sayangnya, keberuntungan masih juga tidak berpihak di mana arah tren berbalik arah dengan trading.

Atas kondisi inilah, emosi tidak boleh mendominasi jalannya trading forex. Untuk itu, trader yang merasa tidak dapat mengontrol emosi saat trading bisa memanfaatkan robot forex. Robot forex adalah software yang bisa di-download di pialang forex. Robot forex bisa melakukan transaksi forex sampai dengan melakukan analisa sesuai dengan tipe trader. Namun, trader sebelumnya harus setting sebelumnya. Robot forex juga bisa dimanfaatkan bagi trader part time.

Siap terjun ke dunia trading forex berarti harus siap menghadapi kerugian kecil atau besar sekalipun. Sebab, kerugian dalam trading akan selalu mengintai kapan pun mengingat pergerakan tren forex yang selalu berubah-ubah setiap saat. Akan tetapi, kerugian tersebut masih bisa dikontrol dengan tindakan-tindakan di atas agar tidak sampai menguras modal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *